Wiranto Resmikan JW Padel Court di Jantung Jakarta, Padukan Olahraga, Kuliner, dan Galeri Batu Mulia

Oplus_131072

Berlokasi di kawasan strategis Dukuh Atas–Sudirman, JW Padel Court menghadirkan empat lapangan padel, Nata Hati Restaurant & Cafe, serta galeri batu mulia eksklusif dalam satu kawasan terpadu.

Sorotistananews.com, JAKARTA — Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto meresmikan JW Padel Court, sebuah pusat olahraga dan gaya hidup terpadu di Jalan Kotabumi Nomor 35, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 28 Agustus 2026.

Fasilitas tersebut dikembangkan sebagai integrated sport and lifestyle hub yang memadukan olahraga, kuliner, ruang pertemuan, dan seni batu mulia dalam satu kawasan.

Acara pembukaan dimulai sekitar pukul 19.30 WIB dan dihadiri para sahabat, pemain serta komunitas padel, pencinta olahraga raket, hingga anggota Klub Tenis Prisma Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Wiranto membuka acara dengan menyampaikan sambutan selamat datang kepada para undangan. Peresmian kemudian ditandai dengan pemukulan bola padel secara simbolis di area pita pembukaan.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Seusai prosesi peresmian, para undangan mengikuti ramah tamah sambil menikmati hidangan dan hiburan musik. Wiranto turut menyumbangkan sejumlah lagu, disusul penampilan beberapa tamu undangan. Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB.

Empat Lapangan Berstandar Tinggi

JW Padel Court menghadirkan empat lapangan padel yang dirancang dengan fasilitas modern, karpet khusus, pencahayaan yang memadai untuk permainan malam hari, serta sirkulasi udara yang mendukung kenyamanan pemain.

JW Court Padel sebagai fasilitas padel dan gaya hidup di pusat Jakarta yang dilengkapi empat lapangan, kafe, ruang VIP, serta area khusus perhiasan atau batu mulia. Fasilitas penunjangnya meliputi ruang ganti, pancuran air panas, toilet, musala, Wi-Fi, tempat parkir kendaraan, dan kursi penonton.

Kehadiran JW Padel Court menambah pilihan bagi masyarakat yang ingin berolahraga sekaligus membangun jejaring sosial maupun profesional. Konsepnya tidak berhenti pada penyewaan lapangan, tetapi dirancang sebagai tempat berkumpul bagi keluarga, komunitas olahraga, kalangan profesional, dan pelaku usaha.

Nata Hati Restaurant & Cafe

Nata Hati Restaurant & Cafe, yang mengusung konsep modern comfort food melalui perpaduan masakan autentik Indonesia dan pilihan menu Barat.

Restoran dan kafe tersebut menyediakan area reguler serta ruang VIP yang dapat digunakan untuk bersantap, mengadakan pertemuan, atau menerima relasi bisnis. Tersedia pula loker, kamar mandi, musala, dan area outdoor lounge yang dirancang sebagai tempat beristirahat setelah bermain padel maupun untuk sekadar berbincang santai.

Dengan konsep tersebut, pemain tidak harus meninggalkan kawasan seusai berolahraga. Mereka dapat beristirahat, menikmati makanan, melanjutkan pertemuan, atau membangun interaksi dengan komunitas lain di lokasi yang sama.

Galeri Batu Mulia Menjadi Pembeda

Unsur yang paling membedakan JW Padel Court dari fasilitas olahraga lainnya adalah kehadiran Exclusive Gemstone Gallery, yakni butik dan ruang pamer yang menghadirkan batu permata, batu mulia bersertifikat, serta batu akik Nusantara pilihan.

Kehadiran galeri tersebut berkaitan erat dengan ketertarikan Wiranto terhadap dunia batu mulia. Wiranto dikenal telah lama mengoleksi batu akik dan batu mulia dari berbagai daerah di Indonesia. Ia juga pernah terlibat dalam pembinaan asosiasi batu mulia sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan mineral dan karya perajin Indonesia ke pasar yang lebih luas.

Menurut pengelola, koleksi yang dipamerkan dikurasi dengan memanfaatkan pengalaman dan jejaring keahlian keluarga Wiranto di bidang batu mulia. Galeri ini tidak hanya diarahkan sebagai ruang penjualan, tetapi juga sebagai sarana edukasi mengenai keaslian, karakter, nilai seni, dan keragaman batu mulia Nusantara.

Perpaduan antara olahraga modern dan seni batu mulia tersebut menjadikan JW Padel Court memiliki identitas yang berbeda: olahraga menjadi pintu masuk interaksi sosial, sementara kuliner dan galeri batu mulia memperkaya pengalaman para pengunjung.

Berada di Simpul Transportasi Dukuh Atas

JW Padel Court beralamat di Jalan Kotabumi Nomor 35, Jakarta Pusat 10230. Lokasinya berada di koridor strategis Dukuh Atas–Sudirman dan relatif mudah dijangkau dari pusat bisnis Jakarta. Alamat tersebut juga telah dicantumkan dalam profil resmi venue pada platform reservasi olahraga.

Kawasan Dukuh Atas merupakan salah satu kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development/TOD utama di Jakarta. Kawasan ini menghubungkan berbagai layanan angkutan umum, antara lain MRT Jakarta, KRL Commuter Line, LRT Jabodebek, TransJakarta, dan kereta bandara.

Kedekatan dengan simpul transportasi tersebut menjadi salah satu keunggulan JW Padel Court. Pengunjung dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya dapat mendatangi kawasan ini tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kendaraan pribadi.

Tarif Promosi Selama Soft Launching

Memasuki masa awal operasional, manajemen menerapkan tarif promosi pembukaan atau soft launching rates. Tarif dapat berbeda menurut waktu bermain, hari pemesanan, dan kebijakan promosi yang sedang berlaku.

JW Court Padel saat ini beroperasi dari jam 07.00 Wib, tercantum dengan tarif mulai dari Rp450.000 per sesi. Karena kompleks ini masih berada dalam masa pembukaan, calon pemain disarankan mengonfirmasi kembali harga, jadwal, serta ketersediaan lapangan sebelum melakukan pembayaran.

Informasi pemesanan dan konfirmasi tarif dapat dilakukan melalui layanan WhatsApp pengelola di 0813-8853-535.

Sementara itu, masyarakat yang ingin melihat koleksi di Exclusive Gemstone Gallery disarankan berkunjung pada jam operasional umum Nata Hati Restaurant & Cafe, yakni sekitar pukul 10.00–21.00 WIB, sehingga dapat memperoleh penjelasan dan pendampingan dari staf galeri.

Dengan menggabungkan empat lapangan padel, restoran dan kafe, ruang VIP, area pertemuan, serta galeri batu mulia dalam satu kawasan, JW Padel Court hadir bukan sekadar sebagai tempat berolahraga, melainkan sebagai ruang baru untuk membangun kebugaran, persahabatan, jejaring, dan apresiasi terhadap kekayaan seni batu mulia Indonesia.-**

AW – Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *